JEPARA – Suasana Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum pembelajaran karakter di lingkungan pendidikan. Hal itu dilakukan oleh SDN 2 Krapyak, Kecamatan Tahunan, melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan suci.
Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sejak 14 Februari hingga 10 Maret 2026. Program diawali dengan kegiatan Tarhib Ramadan sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan suci.
Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan guru, siswa, serta tenaga kependidikan. Program tersebut bertujuan menanamkan nilai religius sekaligus kepedulian sosial kepada peserta didik.
Kepala SDN 2 Krapyak Siti Khamidah membuka kegiatan tersebut secara resmi. Acara pembukaan dilanjutkan dengan karnaval sebagai bentuk semarak menyambut Ramadan.
Memasuki bulan puasa, sekolah juga menggelar berbagai kegiatan pembinaan spiritual. Di antaranya salat duha berjamaah dan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa secara rutin.
Selain itu, sekolah juga menanamkan nilai filantropi kepada peserta didik. Salah satunya melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat.
Takjil dibagikan kepada warga di sekitar sekolah. Selain itu juga kepada pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang melintas.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pihaknya berharap siswa dapat memahami makna Ramadan secara lebih luas. Tidak hanya beribadah, tetapi juga menumbuhkan empati dan kepedulian sosial sejak dini.
Salah satu guru di SDN 2 Krapyak, Andarini Hana Rahmawati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi siswa. “Kegiatan ini memberi kesempatan bagi siswa untuk belajar bahwa ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Menurut dia, kegiatan Ramadan di sekolah tidak hanya menekankan ibadah individual. Program tersebut juga menjadi media pembelajaran sosial bagi siswa. (DiskominfoJepara/AP)


