Rakerkab KONI Jepara, Target Peringkat Dua Jadi Harapan Bupati di Porprov 2026

JEPARA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2025 di Gedung Shima, Jepara, Kamis (18/12/2025). Agenda ini menjadi penanda konsolidasi pembinaan olahraga daerah sekaligus momentum evaluasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Ketua Umum KONI Kabupaten Jepara Miftah Arifin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan seluruh cabang olahraga yang berhasil melewati babak kualifikasi Porprov Jawa Tengah. Sebanyak 40 cabang olahraga dipastikan tampil pada Porprov Jawa Tengah ke-XVII Tahun 2026. Capaian tersebut, menurut dia, merupakan buah dari kerja kolektif atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta KONI Jepara yang selama ini berjalan seiring.

“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di Jepara berjalan dengan arah yang benar,” ujar Miftah Arifin.

Dalam kesempatan itu, Miftah juga menyinggung prestasi atlet Jepara di tingkat internasional, khususnya pada ajang SEA Games Thailand 2025. Dari cabang Sepak Takraw, atlet Jepara menyumbangkan dua medali perunggu melalui Victoria Eka Prasetyo, Dona Aulia, dan Rikha Khilmiyati. Sementara dari cabang Woodball, atlet Jepara berhasil meraih tiga medali perak dan satu perunggu atas nama Marga Nugraha Susilo, Celsy Silviana, Ariska, dan Surya Aditya Pratama.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi dan cabang olahraga, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Jepara,” tegasnya.

Ia berharap berbagai capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh insan olahraga Jepara dalam menatap Porprov Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di kawasan Semarang Raya.

Ketua Panitia Rakerkab KONI Jepara 2025 Jati Pujiatmoko menambahkan, Rakerkab tidak hanya menjadi forum laporan pertanggungjawaban program, tetapi juga ruang strategis untuk menyusun arah kebijakan pembinaan olahraga ke depan.

“Fokus utama program diarahkan pada persiapan Porprov Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya, dengan target meraih hasil terbaik bagi Kabupaten Jepara,” ujarnya.

Dari tingkat provinsi, Ketua Umum KONI Jawa Tengah yang diwakili Sekretaris Umum Budi Santoso menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan strategi dalam mengejar prestasi. Menurut dia, langkah menuju target “emas yang mulus” harus diawali dengan pemetaan cabang olahraga unggulan dan pembinaan berjenjang sejak usia dini hingga usia prestasi.

“Yang dibangun bukan hanya atlet, tetapi juga sarana prasarana, SDM pelaku organisasi olahraga, serta sinergi dengan kepala daerah dan dunia usaha. Gotong royong adalah kuncinya,” ujar Budi Santoso.

Ia juga menyebut Jepara sebagai salah satu lumbung atlet di Jawa Tengah. Pada Porprov sebelumnya, Jepara mampu menembus lima besar, dan peluang untuk naik ke posisi tiga bahkan dua dinilai terbuka lebar.

Optimisme serupa disampaikan Bupati Jepara H. Witiarso Utomo saat membuka kegiatan Rakerkab tersebut. Ia menyatakan keyakinannya terhadap prestasi olahraga daerah ke depannya terutama pada ajang kompetisi terdekat yakni Porprov 2026 mendatang.

“Target (pada Porprov 2026) Jepara nomor dua. Saya suka nomor dua. Mudah-mudahan bisa terpecahkan dan menjadi sejarah. Kalau nomor dua, bonus 2027 tentu kita hitungkan, bisa dilebihkan sedikit,” ujar Mas Wiwit, sapaan karib Bupati Jepara, disambut tawa hadirin.

Mas Wiwit juga berpesan, untuk bisa berprestasi bersama-sama harus bisa fokus dan kompak serta jangan sampai ada perpecahan. Melalui kekompakan, lanjutnya, tentunya akan menghantarkan menuju prestasi yang gemilang. Melalui Rakerkab ini, KONI Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan, meningkatkan prestasi, serta menjaga sinergi lintas sektor demi membawa olahraga Jepara berprestasi di tingkat provinsi dan nasional. (DiskominfoJepara/As)

error: Content is protected !!