JEPARA – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah menyelenggarakan acara Haflah Akhirussanah Ke-49 yang diadakan di Gedung 2 Asrama MI Terpadu Pesantren Al Falah Desa Bakalan, Kecamatan Kalinyamatan, Rabu (04/02/2026). Haflah Akhirussanah Ke – 49 Yayasan Al Falah ini ada 25 santri yang di wisuda, terdiri dari 14 santri putra dan 11 santri putri.
Acara wisuda santri atau siswa yang telah selesai menjalani pendidikan atau masa studi itu dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, KH Ahmad Bukhori Bakalan Kalinyamatan, KH Rosyid Ubab Maimoen Sarang Rembang, KH Nawawi Lasem Rembang, Forkopimcam Kalinyamatan, para Alim ulama dilingkungan Kabupaten Jepara, Dewan Guru, dan Tenaga Kependidikan, Petinggi Desa Bakalan, serta para wali santri dan santri.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jepara yang akrab disapa Gus Hajar mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Al Falah atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah ke-49, Ini wujud nyata peran dan keberhasilan yayasan Al Falah yang turut memajukan pendidikan, khususnya pendidikan Islam di Kabupaten Jepara.
“Kemajuan yang dicapai di Yayasan Al Falah ini, adalah energi yang luar biasa dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang sedang kita laksanakan di Kabupaten Jepara, yaitu membangun Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS),” ujarnya.
Pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan tetap menjadi fondasi utama. Karena kita ingin agar perwujudan SDM yang unggul dan berkarakter di Kabupaten Jepara dapat kita capai dengan baik.
Tak lupa Gus Hajar juga mengucapkan selamat kepada para santri yang hari ini mengikuti haflah akhirussanah. “saya ucapkan selamat atas keberhasilan capaian belajar kalian. Teruslah belajar dengan tekun, jaga adab dan akhlak, serta jadikan ilmu yang kalian peroleh di sini sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Gus Hajar juga meresmikan Gedung 2 MI Terpadu Al Falah yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan balon. “Ini menjadi bagian dari ikhtiar yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan sarana prasarana pendidikan yang layak, aman, dan representatif di Kabupaten Jepara. Dengan fasilitas yang memadai, kita bisa berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal, nyaman, dan bermutu,” pungkasnya.(DiskominfoJepara/FR)


