Paviliun Jepara Raup Transaksi Rp7,81 Miliar di IFEX 2026

TANGERANG – Paviliun Jepara mencatat transaksi sebesar Rp7,81 miliar dalam ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026. Capaian tersebut diperoleh selama pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026.

Pameran furnitur terbesar di Asia itu, digelar di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang. Ajang ini menampilkan produk mebel, kerajinan tangan, serta berbagai produk interior berkualitas ekspor.

Bupati Witiarso Utomo melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Anjar Jambore Widodo, mengatakan Paviliun Jepara menarik ratusan pengunjung selama pameran berlangsung. “Paviliun tersebut menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi dalam IFEX,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/3/2026) malam.

Anjar mencatat, sebanyak 810 orang mengunjungi paviliun tersebut. Mayoritas pengunjung berasal dari Indonesia dengan persentase 15 persen.

Selain itu, pengunjung dari India dan Amerika Serikat masing-masing mencapai 10 persen. Sementara pengunjung dari Inggris tercatat sebesar 7 persen. “Indonesia 15 persen, India 10 persen, Amerika Serikat 10 persen, dan Inggris 7 persen,” ujarnya melalui layanan pesan instan.

Menurut Kepala Disperindag Jepara, partisipasi pelaku industri mebel dari Jepara dalam pameran tersebut cukup besar. Tercatat ada 40 pelaku usaha dari Kota Ukir yang mengikuti pameran. Sebanyak 20 peserta difasilitasi dalam Paviliun Jepara. Sementara sisanya mengikuti pameran secara mandiri.

Adapun pameran IFEX 2026 diikuti lebih dari 500 peserta pameran. Para peserta menampilkan lebih dari 5.000 produk furnitur dan kerajinan unggulan dari berbagai daerah.

Anjar menilai, pameran tersebut membuka peluang pasar yang luas bagi industri mebel Jepara. Menurutnya, ajang tersebut menjadi sarana promosi sekaligus memperluas jaringan perdagangan. “Harapannya keikutsertaan di IFEX dapat memperluas jaringan pasar bagi pelaku industri mebel Jepara,” tuturnya. (DiskominfoJepara/AP)

error: Content is protected !!