JEPARA – Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Kartini Fest 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ono Joglo Resort Bandengan, Minggu (3/5/2026).
Acara diawali dengan pembukaan pameran produk UMKM oleh Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Jepara, Mudrikatun, yang mewakili Bupati Jepara H. Witiarso Utomo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Simposium Nasional Forum Kartini Indonesia 2026.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Gambyong dan Tari Lawatan Ratu Kalinyamat sebagai pembuka, disusul pertunjukan tari dari berbagai daerah dalam Parade Nusantara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Ditjen Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Judi Wahjudin, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DIY, Lis Dwi Rahmawati, serta para peserta simposium.
Mudrikatun menyampaikan bahwa Kartini Fest bukan sekadar ajang pameran, melainkan wujud nyata dari tema “Perempuan Berdaya, Berkarya, dan Berbudaya.” Menurutnya, semangat R.A. Kartini harus terus hidup dan mampu mendorong kreativitas generasi muda serta memperkuat ekonomi lokal.
Hal tersebut juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Jepara dalam mendorong UMKM naik kelas. Beragam potensi unggulan Jepara turut ditampilkan, mulai dari seni ukir dan furnitur, tenun ikat Troso, kerajinan monel, hingga kuliner khas daerah.
“Melalui pariwisata berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM Jepara diharapkan semakin mandiri dan menjadi pilar perekonomian,” ujar Mudrikatun saat membacakan sambutan Bupati.
Ia juga mengingatkan para pelaku UMKM agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta mengangkat nilai budaya dalam setiap karya. Kolaborasi dan semangat belajar dinilai menjadi kunci kemajuan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Ruliansyah menyampaikan bahwa Kartini Fest 2026 diharapkan menjadi ruang apresiasi budaya sekaligus wadah pemberdayaan perempuan, serta mampu mendorong penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Jepara. (Diskominfo Jepara/STY)




