Jumat Berangkat, Wujud Nyata Menuju Jepara MULUS

JEPARA – Program “Jumat Berangkat” kembali digelar Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan ke-11 ini berlangsung pada Jumat (5/6/2026) di Desa Senenan dan Desa Krapyak, Kecamatan Tahunan, dipimpin Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar bersama jajaran Perangkat Daerah.

Program ini menjadi salah satu unggulan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mewujudkan visi Jepara MULUS, yakni Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius. Tidak sekadar melaksanakan salat Jumat berjamaah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat lintas agama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Gereja Injil Tanah Jawi sebagai bentuk penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jepara. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati yang akrab disapa Gus Hajar menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus gereja.

Pendeta GITJ Senenan, Danang Kristiawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, ini merupakan kunjungan pertama dari Wakil Bupati ke gereja tersebut yang juga dikenal sebagai salah satu gereja tertua di Jepara serta cabang dari GITJ Kecamatan Jepara.

“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa dengan adanya program Jepara MULUS ini,” ujarnya.

Selanjutnya, rombongan menuju Vihara Bodhi Manggala. Di lokasi tersebut, Gus Hajar kembali menyerahkan bantuan yang diterima pengurus vihara, Juwandoyo. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Wakil Bupati beserta rombongan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan di Masjid Ar Rokhman. Di masjid tersebut, Gus Hajar membuka bazar UMKM secara simbolis dengan pemotongan pita serta membeli sejumlah produk warga yang dipamerkan. Bazar menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat, mulai dari makanan tradisional hingga kerajinan lokal.

Sebelum pelaksanaan salat Jumat berjamaah, Wakil Bupati menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid berupa masing-masing lima buah sarung, mukena, dan sajadah, serta bibit tanaman buah. Penyaluran bantuan juga melibatkan BAZNAS, Palang Merah Indonesia, dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Gus Hajar menegaskan bahwa program Jumat Berangkat bukan sekadar simbol kegiatan keagamaan, melainkan bentuk nyata mempererat ukhuwah basyariyah dan menghadirkan pemerintah di tengah seluruh umat beragama.

“Program ini adalah bagian dari visi misi Jepara MULUS, khususnya dalam pilar religius. Religius yang kami maksud bukan milik salah satu agama saja, namun semua agama harus ikut terlibat membangun Kabupaten Jepara tercinta ini,” katanya.

Di akhir sambutannya, Gus Hajar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kondusivitas daerah demi mewujudkan Jepara yang damai, sejahtera, makmur, unggul, lestari, dan religius. (Diskominfo Jepara/Umar Muslim)

error: Content is protected !!