JEPARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara memperingati hari ulang tahunnya yang ke-14. Kepala BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto menyebut penguatan kelembagaan menjadi salah satu fokus kerja ke depan.
Arwin mengatakan, penguatan kelembagaan menjadi fokus utama BPBD pada usia ke-14 tahun. Penguatan tersebut, di antaranya mencakup aspek organisasi, sumber daya manusia, serta sistem koordinasi lintas sektor. “Kami terus memperkuat kapasitas kelembagaan agar penanganan bencana di Jepara semakin cepat, terukur, dan terpadu,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Menurut Arwin, penguatan BPBD juga selaras dengan arah kebijakan kepala daerah yang menempatkan mitigasi dan penanggulangan bencana sebagai bagian penting pembangunan daerah. BPBD, kata dia, berperan sebagai garda terdepan dalam memastikan keselamatan masyarakat di wilayah rawan bencana. “Ini sejalan dengan rencana kerja Mas Bupati dan Gus Wabup untuk meningkatkan ketangguhan daerah,” tuturnya.
Dalam momentum peringatan tersebut, BPBD Jepara juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Sejumlah potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah. “Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi,” kata Arwin.
BPBD Jepara, lanjut Arwin, terus memperkuat langkah pencegahan melalui pemantauan cuaca, sistem peringatan dini, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan relawan kebencanaan. Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan jika terjadi bencana. (DiskominfoJepara/AP)
