JEPARA – Alun-alun 1 Jepara menjadi lautan manusia pada gelaran Pengajian Akbar yang dihadiri oleh pendakwah kondang Muhammad Iqdam Kholid, atau yang akrab disapa Gus Iqdam. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mendengarkan tausiyah, pada Selasa, (14/4/2026) malam.
Tak hanya tausiyah, Gus “Dekengan Pusat” ini secara aktif mempromosikan berbagai produk unggulan UMKM asli Jepara dari atas panggung.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Iqdam secara khusus menyoroti kreativitas perajin lokal melalui sebuah gelas kayu yang diukir dengan detail wajahnya sendiri. Sambil berkelakar, ia memuji keahlian ukir masyarakat Jepara yang sudah melegenda.
“Jepara ini khasnya ukir, sampai saya dapat gelas ini juga ada ukiran wajah saya. Saya mau minum pun ewuh karena gambarnya ini pas di tempat saya minum,” ujar Gus Iqdam yang langsung disambut gelak tawa para jemaah.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa identitas Jepara sebagai Kota Ukir terus berkembang melalui produk-produk kreatif yang unik dan personal.
Tak hanya sektor kerajinan, potensi kopi lokal yakni Kopi Tempur juga mendapat apresiasi tinggi. Gus Iqdam mengakui kelezatan kopi khas lereng pegunungan tersebut dan menyebutnya sebagai rahasia di balik stamina dirinya yang tetap terjaga selama acara berlangsung.
“Jepara ini juga terkenal kopi ya? Kopi Tempur. Cocok iki! Pantesan saya di sini kok melek terus ga tidur-tidur,” ungkapnya sembari menunjukkan kekagumannya terhadap kualitas produk lokal tersebut.
Apresiasi spontan yang diberikan Gus Iqdam di hadapan ribuan jemaah “ST Nyel” ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pelaku UMKM di Jepara. Kehadiran pengajian akbar ini tidak hanya memberikan siraman rohani bagi warga, tetapi juga menjadi sarana promosi efektif yang memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengenalan produk lokal ke kancah yang lebih luas. (DiskominfoJepara/YFR)
