JEPARA – Suasana berbeda terasa di kawasan Pecinan Jepara, Selasa (25/2/2025). Warna merah dan lampu lampion yang menghiasi sudut-sudut jalan dipadukan tawa warga bercampur dengan tabuhan musik yang mengiringi pertunjukan barongsai dalam Festival Imlek 2025 yang berlangsung hangat dan meriah.
Acara yang dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat serta jajaran Forkopimda ini untuk pertama kalinya digelar resmi oleh Pemerintah Kabupaten Jepara.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo atau Mas Wiwit, menyapa warga dengan ucapan selamat merayakan Imlek kepada masyarakat Tionghoa di Jepara. Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang datang tanpa sekat.
“Ini bukti bahwa masyarakat Jepara adalah masyarakat yang saling menghargai,” ujarnya.
Mas Wiwit berharap perayaan Imlek ke depan bisa lebih meriah lagi. Ia juga mengajak warga Pecinan mempercantik kawasan mereka agar menjadi destinasi wisata urban yang menarik, sekaligus mendorong UMKM kuliner agar semakin tertata dan berkembang.
Sementara itu, Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menambahkan bahwa semangat kebersamaan ini sejalan dengan Program Jepara MULUS (Makmur Unggul, Lestari dan Religius) di bidang religius, yang merangkul seluruh umat beragama.
“Tidak hanya untuk satu agama saja, tapi kami ingin merangkul seluruh umat beragama untuk bersama-sama membangun Jepara,” tandas Hajar.
Di tengah gemerlap lampion dan lincahnya barongsai, Festival Imlek 2025 tak sekadar perayaan, tetapi juga cerminan wajah Jepara yang plural, rukun, dan saling menghormati. (DiskominfoJepara/YFR)


