JEPARA – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jepara meresmikan Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara yang berlokasi di Gedung Islamic Center Jepara, Kamis (29/1/2026).
Peresmian Galeri Dekranasda tersebut turut dihadiri Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah Hj. Nawal Arafah Yasin selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Ny. Laila Witiarso Utomo. Hadir pula Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Jepara, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang hadir. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam mempromosikan dan melarisi produk-produk unggulan hasil karya pengrajin Jepara sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi lokal.
Menurut Bupati, Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara dihadirkan sebagai ruang temu antara kreativitas pengrajin, dukungan pemerintah, dan peluang pasar. Pemerintah Kabupaten Jepara memandang UMKM, UKM, dan IKM sebagai bagian penting dari struktur ekonomi daerah, sehingga pengembangannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, Dekranasda, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, dan berbagai komunitas agar tercipta sinergi yang berkelanjutan.
“Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari langkah besar Jepara dalam mewujudkan ekonomi daerah yang lebih kuat dan inklusif menuju Jepara MULUS, yakni Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius,” ujar Bupati.
Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Ny. Laila Witiarso Utomo menuturkan bahwa Dekranasda Jepara terus mengembangkan industri kreatif dan ekonomi kreatif melalui pemberdayaan pengrajin, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan daya saing produk. Sepanjang tahun 2025, Dekranasda Jepara telah melakukan pendampingan dan promosi produk unggulan daerah serta mengikuti berbagai pameran di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional guna memperluas jejaring pemasaran.
Pada periode yang sama, Dekranasda Jepara juga memperoleh dukungan program pelatihan kecakapan berwirausaha, termasuk pelatihan membatik tipe gong. Selain itu, Kabupaten Jepara berhasil meraih Juara III kategori Kerajinan Lokal pada ajang Dekranasda Award 2025.
Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah Hj. Nawal Arafah Yasin mengapresiasi capaian Dekranasda Jepara yang dalam waktu relatif singkat mampu memperluas jejaring kerja sama dan memperoleh berbagai dukungan dari Dekranasda kabupaten/kota sahabat.
Ia juga menyoroti potensi UMKM Jepara yang telah berkembang signifikan, dengan jumlah pelaku UMKM mencapai 81.600 unit serta sekitar 500 unit di sektor industri mebel dan ukir. Potensi tersebut memiliki nilai ekonomi mencapai Rp3,2 triliun dan memberikan kontribusi sebesar 34,01 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Jepara. Selain itu, warisan seni dan budaya Jepara dinilai perlu terus dipromosikan sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.
Rangkaian acara ditutup dengan peninjauan Galeri Dekranasda, di mana Bupati Jepara dan jajaran Forkopimda turut melarisi produk UMKM yang dipamerkan. Sementara itu, Ibu Wakil Gubernur Jawa Tengah juga berkesempatan mencoba langsung proses mengukir bersama pengukir perempuan Jepara. Sebelumnya, Bupati Jepara dan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Tengah melakukan pemotongan pita sebagai simbol peresmian Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara. (DiskominfoJepara/MB)




