JEPARA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jepara Menggelar Pengajian Triwulan Putaran ke-7 di Gedung Wanita, Sabtu (3/1/2026). Acara tersebut dihadiri Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit), Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Aisyiyah se-Karesidenan Pati, serta Jamaah Muhammadiyah.
Pengajian Triwulan yang menghadirkan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti merupakan agenda rutin persyarikatan yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, juga menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperdalam pemahaman keagamaan, sekaligus meneguhkan komitmen dalam gerakan dakwah Muhammadiyah.
Dalam pidatonya, sosok yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI) menyampaikan, Pengajian Triwulan ini merupakan ikhtiar strategis dalam pembangunan keagamaan, sebagai ruang pembinaan akidah, penguatan akhlak, serta konsolidasi gerakan sosial keumatan.
Abdul Mu’ti menyebut, selain menjadi sarana dakwah, Pengajian Triwulan ini bertujuan untuk memajukan umat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan sinergi antar elemen persyarikatan, pemerintah, dan masyarakat umum.
“Pengajian Triwulanan ini bertujuan untuk memajukan umat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,”ucapnya.
Disampaikan Abdul Mu’ti, Muhammadiyah memiliki 164 Perguruan Tinggi di Indonesia dengan 800 ribu mahasiswa. Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah 1 juta 100 murid, dan 129 Rumah Sakit.
Menurutnya, kehadiran fasilitas yang dimiliki Muhammadiyah, akan menjadikan bangsa yang kuat dan sehat. Abdul Mu’ti menekankan pentingnya ajaran Islam yang moderat, toleran, dan mampu berkolaborasi dengan pihak lain untuk kemajuan bersama.
“Kita harus bersama-sama memiliki fondasi ideologi yang kuat, dan berkontribusi nyata dalam membangun peradaban bangsa,”pungkasnya. (Diskominfo Jepara/STY)



