Jepara Bershalawat dan Pelantikan MWC NU Kedung 2026–2031, Perkuat Khidmah dan Pelayanan Umat

JEPARA – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Lapangan Desa Sowan Lor, Kedung Sport Center, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Rabu (12/8/2026) malam. Ribuan jamaah dari berbagai desa memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan Jepara Bershalawat dan Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kedung Masa Khidmah 2026–2031.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menjadi momentum penting yang memadukan semangat spiritual melalui pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dengan penguatan organisasi Nahdlatul Ulama melalui pelantikan kepengurusan baru MWC NU Kedung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah PCNU Jepara KH. Khayatun Abdullah Hadziq, Rais Syuriyah MWC NU Kedung KH. Masduki Ridlwan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kedung K. M. Afif, ulama Jepara KH. Ahmad Mawardi, penceramah Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Idrus, Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Camat Kedung Himawan Muttaqin D.P., S.E., M.H., unsur Polsek dan Koramil Kedung, serta jajaran badan otonom NU seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, dan IPPNU.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, prosesi pelantikan, sambutan, pembacaan shalawat, mauidhah hasanah, dan ditutup doa bersama.

Prosesi pelantikan dan pembaiatan pengurus MWC NU Kedung Masa Khidmah 2026–2031 dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH. Khayatun Abdullah Hadziq. Setelah pembacaan ikrar dan baiat, seluruh hadirin bersama-sama melantunkan Shalawat Badar sebagai simbol penguatan semangat perjuangan dan pengabdian organisasi.

Dalam pesannya, KH. Khayatun Abdullah Hadziq menegaskan bahwa amanah kepengurusan harus dijalankan dengan kesungguhan dan orientasi pelayanan umat.

“Jadilah pengurus yang baik, mau bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan umat, serta tidak berpikir secara materialistis,” pesan beliau.

Ia juga mengingatkan bahwa sesuai Peraturan Perkumpulan (Perkum) NU, pelantikan pengurus dilaksanakan oleh unsur syuriyah sebagai bagian dari tata kelola organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kedung masa khidmah 2026–2031, K. M. Afif, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada penguatan organisasi hingga tingkat ranting, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan pendidikan, serta penguatan kemandirian ekonomi warga.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat peran NU sebagai organisasi keagamaan sekaligus mitra strategis masyarakat dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Camat Kedung, Himawan Muttaqin D.P., S.E., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jepara, pihak kecamatan, dan MWC NU Kedung.

Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas menjadi bagian penting dalam memperkuat karakter religius masyarakat Jepara.

“Semoga keberkahan dari kegiatan malam ini menjadikan Jepara semakin religius dan semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar yang mewakili Bupati Jepara menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur.

Ia menjelaskan bahwa anggaran bidang jalan dan jembatan yang pada tahun 2021 sebesar Rp73,39 miliar meningkat menjadi Rp156,69 miliar pada tahun 2025, dan pada tahun 2026 kembali naik menjadi Rp210,32 miliar.

Sekitar Rp55 miliar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk wilayah Karimunjawa, sedangkan sisanya digunakan untuk berbagai wilayah daratan, termasuk Kecamatan Kedung.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga suasana demokrasi yang sehat menjelang pelaksanaan Pemilihan Petinggi di sejumlah desa.

“Perbedaan adalah hal yang biasa. Mari menjadikan pemilihan sebagai proses demokrasi yang sehat dan menjaga persatuan masyarakat,” pesannya.

Memasuki sesi Jepara Bershalawat, Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Idrus mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta menumbuhkan kecintaan kepada agama, bangsa, dan daerah.

Pembacaan shalawat yang diiringi lagu-lagu kebangsaan hingga Shalawat Syi’ir Jepara menjadi simbol harmonisasi nilai keislaman, kebangsaan, dan kecintaan terhadap daerah.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Rais Syuriyah MWC NU Kedung, KH. Masduki Ridlwan.

Jepara Bershalawat dan pelantikan Pengurus MWC NU Kedung Masa Khidmah 2026–2031 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, kaderisasi, dan pengabdian NU dalam melayani umat. Melalui sinergi antara ulama, masyarakat, organisasi, dan pemerintah, diharapkan NU semakin berperan dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kedung dan Kabupaten Jepara.(Diskominfo Jepara/AR)

error: Content is protected !!