Sedekah Bumi dan Haul Mbah Buyut Panggang, Pemkab Jepara Dorong Pelestarian Sejarah Tokoh Agama

JEPARA – Ratusan warga Kelurahan Panggang, Kecamatan Jepara, memadati halaman Mushola Nurul Iman pada Kamis (25/6/2026) malam untuk mengikuti rangkaian kegiatan Sedekah Bumi Kelurahan Panggang ke-5 yang dirangkaikan dengan Haul Sayyid Abu Bakar Al-Haddad atau Mbah Buyut Panggang ke-28.

Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, dan keberkahan yang diberikan selama setahun terakhir. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk mengenang jasa Mbah Buyut Panggang yang dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar ajaran Islam di wilayah Panggang dan sekitarnya.

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Samiadji, hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi masyarakat Kelurahan Panggang yang terus menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan serta nilai-nilai sejarah yang diwariskan para pendahulu.

Menurutnya, peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang sosok ulama dan tokoh agama, tetapi juga menjadi upaya menjaga warisan sejarah agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

“Malam ini luar biasa karena Kelurahan Panggang tidak hanya memperingati haul ke-28 Mbah Buyut Panggang, tetapi juga merawat nilai sejarahnya. Saya sudah menginstruksikan Disparbud untuk menuliskan kisah beliau agar masyarakat Panggang khususnya, dan Jepara pada umumnya, dapat mengenal serta meneladani perjuangannya,” ujar Samiadji.

Ia berharap langkah dokumentasi sejarah tersebut tidak hanya dilakukan terhadap Mbah Buyut Panggang, tetapi juga terhadap para tokoh agama dan wali Allah lainnya yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan Islam di Kabupaten Jepara.

“Dengan cara ini, kita dapat terus memperoleh rahmat dan keberkahan melalui wasilah para auliya, sekaligus memperkuat nilai religius dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Jepara MULUS, yaitu Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius,” tambahnya.

Dalam pengajian umum ini menghadirkan KH. Fathan Abdul Azis dari Demak sebagai penceramah. Pada kesempatan tersebut juga disalurkan santunan kepada 28 anak yatim piatu yang berasal dari Kelurahan Panggang dengan dukungan dari LazisNU Kabupaten Jepara.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong, religiusitas, serta komitmen masyarakat dalam menjaga tradisi dan menghormati jasa para pendahulu di Bumi Kartini. (DiskominfoJepara/MB)

error: Content is protected !!