Ketua Lembaga Jepara Membangun Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara

JEPARA — Ketua Lembaga Jepara Membangun (LJM), Yuli Suharyono bersama anggotanya menyampaikan apresiasi atas kinerja Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Lembaga Jepara Membangun menilai sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah bekerja secara optimal dan sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Jepara, untuk mewujudkan Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS).

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Lembaga Jepara Membangun (LJM) saat menggelar acara “Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) dan Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), di Sunset Beach Bandengan, Jumat (13/2/2026).

Forkopimda dan sejumlah Perangkat Daerah turut hadir dalam acara itu.

“Kami mengapresiasi serta mendukung kinerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara, demi mewujudkan Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS),”ujar Yuli Suharyono.

Menurutnya, komitmen membangun Jepara bukan hanya dimulai dari infrastruktur, tetapi menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, irigasi, serta mendukung UMKM naik kelas. Yuli Suharyono menambahkan, keberlanjutan kinerja OPD yang baik sangat penting, agar program-program pemerintah daerah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Semoga Kabupaten Jepara semakin maju dan MULUS. Tagline OTW Jepara MULUS bukan hanya slogan semata, tetapi bukti kongkret pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga masyarakat Jepara,”terangnya.

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) yang diwakili Kepala
Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA), Karunatiti menyebut, Satu Tahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Jepara pada 2026, secara makro pertumbuhan ekonomi naik. Hal ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 5,91 persen dan masih data sementara sampai Triwulan IV.

“Ini sifatnya masih sementara (situsi), karena pada 2024 pertumbuhan ekonomi mencapai 4,12 persen, artinya ada kenaikan pertumbuhan ekonomi,”terangnya.

Lebih Lanjut, Karunatiti menjelaskan, angka kemiskinan di Kabupaten Jepara juga mengalami penurunan. Pada 2024 angka kemiskinan di Jepara berada pada angka 6,09 persen dan 2025 turun menjadi 5,79 persen.

“Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jepara menurun dari 80,84 ribu turun menjadi 77,67 ribu,”jelas Karunatiti. (Diskominfo Jepara/STY)

error: Content is protected !!