TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Resmi Dibuka, Wujudkan Jepara MULUS dari Desa

JEPARA – Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, memimpin langsung upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (10/2/2026).

Upacara pembukaan tersebut turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara, pimpinan perangkat daerah terkait, Ketua PMI Kabupaten Jepara, Ketua BAZNAS Jepara, Ketua FKPPI Kabupaten Jepara, serta diikuti seluruh komponen masyarakat dan perangkat Desa Balong.

TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan komitmen bahwa pembangunan Kabupaten Jepara dimulai dari desa dengan mengedepankan semangat gotong royong sebagai fondasi utama.

Wakil Bupati Jepara yang akrab disapa Gus Hajar menjelaskan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 akan dilaksanakan selama 30 hari, terhitung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Program ini direncanakan melalui mekanisme bottom-up planning yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga sasaran kegiatan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

“Alhamdulillah, upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 dapat dilaksanakan dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Gus Hajar.

Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan bagian penting dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Menurutnya, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan karakter kebersamaan, memperkuat solidaritas sosial, serta menanamkan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.

Senada dengan hal tersebut, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jepara beserta seluruh jajaran atas dukungan terhadap pelaksanaan TMMD. Ia menjelaskan bahwa dalam TMMD Tahap I ini terdapat sasaran fisik berupa pengecoran jalan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung masyarakat Desa Balong.

“Kegiatan TMMD ini akan berlangsung selama satu bulan. Kami mohon dukungan dan bantuan dari seluruh pihak agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai waktu yang telah ditentukan,” ungkapnya.

Adapun kegiatan fisik TMMD meliputi pembangunan jalan rabat beton dengan rincian panjang 552 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,12 meter, serta pada titik lainnya sepanjang 148 meter dengan lebar 4,5 meter dan tebal 0,12 meter. Anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam bentuk material senilai sekitar Rp150 juta, serta dukungan APBD Kabupaten Jepara melalui Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Desa dengan alokasi sekitar Rp300 juta.

Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan, pelatihan, bakti sosial, donor darah, pemberian bantuan sembako, pemasangan alat kontrasepsi, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan TMMD ini diarahkan untuk mendukung program unggulan TNI Angkatan Darat, antara lain ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, TNI Manunggal Air dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta pelestarian lingkungan. (DiskominfoJepara/MB)

error: Content is protected !!